Pra Pendaftaran PSB Membludak

padangmedia.com , Senin, 25 Juni 2012 00:00 wib
PADANG-Pra pendaftaran PSB (Penerimaan Siswa Baru) di kota Padang membludak. Sejak pukul 8.00 WIB pagi tadi sudah terjadi penumpukan pendaftar di lokasi yang dipusatkan di SMKN 3 Padang itu. Hingga pukul 14:00 sekitar 400 orang calon siswa yang telah dientri pada data panitia. Diperkirakan hingga sore ini sekitar 600 orang akan terlayani untuk pengentrian data. "Pra pendaftaran ini hanya bagi calon siswa baru yang berasal dari luar kota Padang,"ujar Syuhadri, Kasi Pendataan da IT Dinas Pendidikan Kota Padang kepada padangmedia.com, Senin (25/6). Dikatakan Syuhadi, pra pendaftaran bagi calon siswa baru luar kota Padang dilakukan mulai hari ini hingga tanggal 30 Juni 2012. Dalam hal ini ada perubahan jadwal yang semula hingga tanggal 27 saja, berbarengan dengan jadwal PSB Online dalam kota Padang sendiri, namun dimelarkan hingga 30 Juni. Mengingat mepetnya waktu bagi pendaftar dari luar kota Padang, maka dengan diperpanjang akan memberikan kesempatan lebih lama. "Setelah semua data pendaftar di-entri, lalu print out-nya akan diberikan kepada calon siswa setelah ditandatangani calon siswa dan panitia. Berkas itu nantinya digunakan untuk mendaftar ke sekolah tujuan atau melalui warnet-warnet yang telah ditunjuk,"jelas Syuhadi. Ada 11 warnet yang telah ditunjuk oleh dinas pendidikan kota Padang sebagai tempat pendaftaran online yang didampingi oleh seorang operator. Syuhadi menyebutkan 11 warnet tersebut juga menyebar di seluruh kecamatan di kota Padang. Selain itu, calon siswa juga dapat langsung ke sekolah-sekolah tujuan. Sepanjang pantauan padangmedia.com, hingga sore masih tampak antrian panjang di SMKN 3 Padang. Beberapa calon siswa datang dari luar provinsi Sumatera Barat, seperti NAD, Jambi, Lampung, Kepri, Jakarta. Sedangkan yang berasal dari kabupaten/kota di luar Padang, yang paling banyak dari kabupaten Pesisr Selatan, Padang Pariaman, dan kota Pariaman. "Dinas kota Padang meluangkan kuota sekitar 3 persen bagi calon siswa dari luar kota Padang. Jumlah itu dirasa cukup banyak karena dilihat dari minat siswa untuk sekolah di kota Padang cukup tinggi. Sebagian dari mereka beralasan karena mengikuti orang tua yang bertugas di Padang,'pungkas Syuhadi.(der)