Terbetik
- Wawako Mahyeldi: Mengentaskan Kemiskinan Tak Bisa Hanya ...Minggu, 26 Mei 2013 13:56 wib
- Muslim Kasim Minta Pengerjaan Rute TdS Sudah Rampung ...Minggu, 26 Mei 2013 09:59 wib
- SATE Padang Gelar Malam Doa dan Apresiasi untuk Muhammad ...Minggu, 26 Mei 2013 00:45 wib
- Nurfiani Nasabah Simpang Empat Raih New Avanza dari ...Sabtu, 25 Mei 2013 22:39 wib
- Kurikulum 2013 Baru Diterapkan di 295 Kabupaten KotaSabtu, 25 Mei 2013 20:53 wib
- Hasil UN SLTA Tahun Ini TurunSabtu, 25 Mei 2013 20:07 wib
-
Selain Nabila, Wisnu Mengaku Menghabisi Yanti
Bukittinggi – Tulang belulang manusia ditemukan sekitar 500 meter dari jalan raya dalam semak di daerah Banda Munggu, Jorong Gantiang, Nagari ... baca selengkapnya »
Komentar
Kampus II UBH Aia Pacah, Tampung 8 Ribu Mahasiswa
Pembangunan gedung ke-5 UBH di Aia Pacah terus dikebut. Pembangunannya sudah mencapai 70 persen.PADANG - Pembangunan gedung ke-5 berlantai III, kampus II Universitas Bung Hatta (UBH) di Jl.By Pass, Aia Pacah, Padang, terus dikebut. Saat ini, kondisinya sudah mencapai 70 persen lebih atau lebih cepat dari target semula yang sebelumnya ditargetkan hanya 60 persen saja. “Medio Juni target pekerjaan 60 persen, namun kenyataannya sudah 70 persen atau lebih cepat dari perkiraan semula. Kita harapkan tahun akademik 2012/2013 nanti pembangunan gedung yang ke-5 tersebut selesai,” kata koordinator pembangunan, Khadafi, Selasa (12/6). Khadafi menjelaskan, gedung ke-5 tersebut itu direncanakan sebagai dekanat, laboratorium dan sarana/prasarana pendukung perkuliahan mahasiswa. “Dengan selesainya pembangunan gedung ke-5 tersebut, secara keseluruhan mampu menampung sekitar 8 ribu mahasiswa, setiap harinya yang terbagi empat shift” ujarnya lagi. Khadafi menambahkan, pembangunan gedung-gedung di kampus baru UBH di By Pass Padang menggunakan pondasi tiang untuk meminimalkan terjadinya penurunan bangunan dalam mengatasi pengaruh gempa. Konstruksi pondasi itu dipilih karena bangunan kampus II UBH merupakan tanah lunak dengan ‘leveling’ muka air tinggi atau sama dengan muka tanah asli. Atas pertimbangan kampus ramah akan bencana, maka dalam pembangunan kampus baru UBH itu sangat memperhatikan kondisi tanah. Perencanaan bangunannya lebih cenderung untuk menggunakan pondasi dalam/pondasi tiang (deep foundation). Sementara itu, Wakil Rektor I UBH, Dr. Eko Alvares MSAA diruangan kerjanya menjelaskan, pembangunan gedung ke-5 tersebut merupakan lanjutan tahap pertama Blok I yang meliputi dekanat dan bangunan laboratorium dengan anggaran Rp8 miliar lebih. “Seluruh mahasiswa baru TA 2012/2013 akan ditempatkan di kampus II, maupun mahasiswa angkatan sebelumnya, direncanakan juga Fakultas Ekonomi dan FKIP secara bertahap juga akan dipindahkan ke kampus II,” ungkap Eko. Secara keseluruhan, pembangunan kampus II UBH akan dibanggun 5 blok , masing-masing blok terdiri dari 3 gedung, ditargetkan selesai pada 2020. Bangunan itu diharapkan dapat menampung jumlah mahasiswa dan kegiatan akademis yang diproyeksikan meningkat dalam sepuluh tahun ke depan. Diprediksi pada 2020, jumlah mahasiswa UBH mencapai 11.470 orang, meningkat dari 9 ribuan orang yang terdaftar saat ini.(rin/rel)





