Terbetik

Batu Akik, Antara Perhiasan dan Mistis

padangmedia.com , Kamis, 21 Februari 2013 16:43 wib

Penjual batu akik di Padang. (foto: gun)

Batu akik merupakan hiasan yang banyak digunakan orang. Mulai dari kalangan bawah hingga kalangan atas. Harganya pun beranekaragam, dari ratusan ribu hingga jutaan rupiah.

Sebagian menggunakannya untuk hiasan, tapi ada sebagian pengguna batu akik menyakini batu tersebut juga memiliki kekuatan mistis dan tidak jarang menggunakannya sebagai jimat.

Di Kota Padang, koleksi batu akik tidak susah didapatkan. Pengrajin dan pedagang batu akik di  terpusat di Jalan Hiligo0, tepatnya di samping Masjid Taqwa, Muhammadiyah.

Menurut salah seorang penjual batu akik, Dafit (26) yang sudah 5 tahun menjadi pengrajin batu akik mengatakan, batu akik memiliki manfaat masing-masing. Karena, diyakini tersimpan mistik dan khodamnya. Tapi, tidak semua batu akik memiliki kesaktian. Sebagian di gunakan untuk bela diri, berdagang dan pengasihan.

Jenis batu akik yang paling banyak beredar di pasaran adalah Limau Manih, Biduri, Badar Basi dan ada juga jenis batu akik untuk kesehatan seperti Batu Ginyang yang diyakini bisa mengurangi rematik. Selain itu, jenis batu Taring Jilatang untuk anti bisa, dengan cara direndam dan airnya diminum.

Ia juga menyatakan, konsumen yang datang berasal dari berbagai kalangan. Harga yang ditawarkan beranekaragam. Seperti batu akik Sungai Dareh dijual dengan harga mulai Rp100 ribu sampai Rp5 juta. Dengan harga yang bervariatif itu, omset Davit bisa Rp800 ribu sampai Rp2 juta per hari.

Salah satu konsumen, Riko (24), mengaku sudah 2 tahun menjadi penggemar batu akik. Menurutnya, batu akik tidak lebih dari hiasan. Sampai saat ini, ia belum menemukan batu yang memiliki kemampuan mistis.

"Paling hanya mitos. Masak sebuah batu punya kemampuan pengasihan?" katanya.

Jika batu yang digunakan bagus, paling-paling penggunanya merasa lebih percaya diri. Sehingga, hal itu dapat meningkatkan aura dan karismatik pengguna, tebaknya. (gun)

Berita Terkait