Terbetik
- Mahasiswa Arsitektur UBH Belajar Tata Kota SawahluntoSelasa, 21 Mei 2013 19:02 wib
- Plakat WTN dan Bus Sekolah Diarak Keliling Kota SolokSelasa, 21 Mei 2013 18:25 wib
- Disdikpora Agam Terbitkan Edaran Untuk Atur Penerimaan ...Selasa, 21 Mei 2013 18:05 wib
- BAZ Agam Optimis Capai Pemasukan 10 M Tahun iniSelasa, 21 Mei 2013 17:36 wib
- Warga Keluhkan Biaya Pernikahan di Palembayan TinggiSelasa, 21 Mei 2013 16:48 wib
- Banyak SD di Rao Utara Kekurangan Ruang KelasSelasa, 21 Mei 2013 16:19 wib
-
Selain Nabila, Wisnu Mengaku Menghabisi Yanti
Bukittinggi – Tulang belulang manusia ditemukan sekitar 500 meter dari jalan raya dalam semak di daerah Banda Munggu, Jorong Gantiang, Nagari ... baca selengkapnya »
Komentar
Empedu Tanah (Ampadu tanah, papaitan) Sebagai Obat Radang Tenggorokan
Radang Tenggorokan
Penderita radang tenggorokan akan merasakan sakit saat menelan, suara serak, batuk, sakit pada otot dan sendi, mengeluarkan ingus, dan mulut berbau kurang sedap. Sebagai akibat dari radang tenggorokan dapat pula muncul gejala-gejala seperti pembengkakan kelenjar getah bening di leher, demam, sakit kepala, nyeri perut, muntah-muntah, dan lain-lain.
Radang pada tenggorokan biasanya disebabkan oleh infeksi bakteri streptococcus. Radang tenggorokan lebih banyak dialami oleh orang yang tinggal di tenipat yang banyak terdapat debu, mengkonsumsi alkohol, batuk dalam waktu lania, alergi, pengcrunaan suara yang berlebihan, dan lain-lain.
Pengobatan:
• 30 gram empedu tanah/ sambiloto segar atau 15 gram empedu tanah/ sambiloto kering direbus dengan 600 cc air hingga tersisa 300 cc. Air rebusannya diminum selagi hangat. lakukan secara teratur 2 kali sehari.
selain radang tenggorokan, ampadu tanah juga bisa dimakan sebagai obat sinusitis, amandel, Maag, usus buntu, thypus, dan demam berdarah





