Terbetik

Permudah Distribusi, Cetak soal UN Sebaiknya di Provinsi

Oleh : febry , Rabu, 17 April 2013 12:10 wib

PADANG- Pencetakan soal Ujian nasional (UN) sebaiknya dilakukan di tingkat provinsi saja. Hal ini guna mempermudah distribusi sehingga kasus kekurangan soal atau keterlambatan distribusi tidak terjadi.

Hal ini disampaikan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumatera Barat H. Yultekhnil, usai meninjau pelaksanaan UN tingkat SLTA di Kabupaten Solok, Rabu (16/4). Permintaan tersebut merupakan respon atas terjadinya permasalahan keterlambatan dan kekurangan soal yang terjadi pada pelaksanaan UN tahun ini.

Menurutnya, sistem pencetakan soal terpusat seperti yang dilakukan saat ini menghambat kelancaran distribusi ke daerah. Dikatakan, tidak semua daerah bisa dicapai dalam waktu bersamaan.

" Ini mestinya sudah harus disadari akan menghambat kelancaran distribusi. Akibatnya terjadi keterlambatan soal sehingga ada daerah yang terpaksa diundur pelaksanaan UN-nya," katanya.

Kemudian, persoalan lain yang juga muncul akibat pencetakan terpusat seperti itu adalah rentan terjadi kekurangan atau soal yang tertukar.

" Ketika ini terjadi juga akan mengancam kelancaran pelaksanaan UN," lanjutnya.

Menurut Yultekhnil, pencetakan soal di tingkat provinsi dirasakan menjadi solusi bagi persoalan tersebut. Dengan menyerahkan wewenang pencetakan soal ke provinsi, distribusi soal bisa dilakukan lebih lancar.

Ia menilai, sistem pencetakan dan distribusi soal terpusat saat ini sebagai bentuk ketidakpercayaan pemerintah pusat kepada pemerintah daerah. Mestinya ini tidak muncul dan antara pusat dan daerah bisa berkolaborasi dalam pelaksanaan UN.

" Harus ada pelimpahan kewenangan dan pemerintah pusat harus percaya untuk mendapatkan pelaksanaan UN berkualitas," ujarnya.

Ia yakin, solusi itu bisa menjadi jalan terbaik dan ia menjamin persoalan yang terjadi terkait distribusi soal seperti tahun ini tidak terjadi lagi tahun berikutnya. (feb)

Berita Terkait