Terbetik
- Dari Data C.1 Saksi, Pasangan Alis UnggulSabtu, 18 Mei 2013 23:37 wib
- Jadi Finish TdS Etape VI, Pessel BerbenahSabtu, 18 Mei 2013 21:52 wib
- Laksanakan Go Green, Jurusan Teknik Kimia UBH Hidupkan ...Sabtu, 18 Mei 2013 21:16 wib
- SMA 1 Padangpanjang Kalah 2:1 Lawan SMA 2 BukittinggiSabtu, 18 Mei 2013 20:34 wib
- SMP 4 Pdpanjang Menang Tipis 1:0 Atas SMP 1 KP. DalamSabtu, 18 Mei 2013 19:31 wib
- Harga Sayuran di Pasar Sawahlunto StabilSabtu, 18 Mei 2013 19:13 wib
-
Selain Nabila, Wisnu Mengaku Menghabisi Yanti
Bukittinggi – Tulang belulang manusia ditemukan sekitar 500 meter dari jalan raya dalam semak di daerah Banda Munggu, Jorong Gantiang, Nagari ... baca selengkapnya »
Komentar
Warga di Nagari/Jorong Diminta Manfaatkan Fasilitas Kesehatan
Salah satu kegiatan di Posyandu. (foto: depkes.go.id)PASAMAN - Dinas Kesehatan Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat berharap warga di nagari dan jorong memanfaatkan fasilitas kesehatan seperti Puskesmas, Posyandu dan Polindes.
"Fasilitas kesehatan itu sangat penting untuk deteksi awal dalam pencegahan berbagai macam penyakit. Warga tidak perlu lagi pergi ke rumah sakit yang memakan waktu yang lama," kata Kepala Dinas Kesehatan Pasaman, Desrizal, di Lubuksikaping, Selasa (4/9).
Menurut Desrizal, pemanfaatkan sarana prasarana kesehatan harus optimal dan terus ditingkatkan. Artinya, masyarakat harus sadar diri untuk memeriksakan kesehatannya sendiri demi kesehatannya.
Dia menjelaskan, pemeriksaan kesehatan sejak dini terutama sejak balita sangat penting dilakukan. Hal itu akan mampu menjaga dan mengetahui kondisi anak sejak balita hingga beranjak besar.
“Dengan pemeriksaan berkala, terutama bagi daerah pinggiran dan pedalaman sangat penting guna melihat kesehatan masyarakat secara keseluruhan di daerah itu,” katanya.
Melalui Puskesmas, Posyandu dan Polindes diharapkan petugas kesehatan akan dapat melihat apakah si anak kekurangan gizi atau tidak. Balita tentunya sangat rentan kekurangan gizi.
"Selain pemeriksaan rutin melalui Posyandu, makanan tambahan juga mutlak dilakukan," katanya.
Pihaknya selalu menekankan kepada semua Puskesmas, Posyandu dan Polindes agar selalu meningkatkan pengawasan kepada semua balita yang ada.
Posyandu juga merupakan salah satu upaya preventif untuk mengetahui seorang balita kekurangan gizi. Pemeriksaan secara rutin tentunya akan mencegah gizi buruk di daerah. (wahyu)





