PORSENI DEPAG SUMBAR BERAKHIR

Padang Panjang Juara Umum

padangmedia.com , Jumat, 26 Juni 2009 00:00 wib
PADANG Porseni antar madrasah/sekolah tahun 2009 ditutup Rabu sore (24/6). Kontingen Kota Padang Panjang tampil sebagai juara umum dengan perolehan 9 emas, 10 perak dan 2 perunggu dengan total medali 21. Disusul Kabupaten Tanah Datar dengan 8 emas, 5 perak, 8 perunggu dan Kota Payakumbuh dengan 7 medali emas dan 7 perak serta 1 perunggu. Peringkat selanjutnya untuk juara empat dan lima diraih Kota Padang dengan 5 emas. perak dan 6 perunggu dan Kabupaten Solok 5 emas 5 perak dan 5 perunggu. Dengan hasil ini berarti Kota Padang gagal mempertahankan juara umum yang telah diperolehnya dua tahun yang lalu. Ajang porseni ini. ditutup secara resmi oleh Kakanwil Depag Sumbar diwakili Kabid Urais Drs.H. Marzuki dan dihadiri 19 Kakandepag Kabupaten/Kota serta para oficial dan pelatih. ''Kita pantas berbangga karena Porseni telah sukses dilaksanakan sejak Senin s/d Rabu. Dalam ajang ini tentu ada yang menjadi pemenang dan yang kalah. Utamanya dalam perolehan medali. Ini semua adalah bukti bahwa kita mampu mencetak atlet yang berprestasi di tingkat Sumbar dan siap bersaing ke tingkat nasional kelak.'' beber Marzuki. Marzuki mengucapkan terimakasih dan selamat atas keberhasilan kepada yang berprestasi. Dan kepada yang belum mampu menghasilkan banyak medali tidak usah berkecil hati. Masih ada peluang dan kesempatan dimasa datang. Harus diingat kalau Porseni ini adalah wadah silaturrahmi antara sesama madrasah dan sekolah yang ada di Sumbar. Disisi lain. tambah Kakanwil, dalam kegiatan Porseni atau ajang prestasi & kreatifitas tahun ini, selama penyelenggaraan tentu ada beberapa kekurangan dan kelemahan. Itu semua pada dasarnya adalah di luar kemampuan kita. Namun demikian mari kita jadikan semua itu sebagai bahan koreksian bagi lanjutan Porseni di masa datang. Bagi peserta berprestasi ini nantinya akan dikirim untuk mengikuti porseni tingkat nasional yang akan dilaksanakan di Malang sekitar akhir Juli 2009.(yuki)
Berita Terkait