Terbetik

Komentar

PWNU Sumbar: 1 Syawal 1434 H Jatuh Pada 8 Agustus 2013

padangmedia.com , Minggu, 21 Juli 2013 23:08 wib

PADANG- PWNU Sumbar mengadakan diskusi dengan topik penetapan awal Ramadhan dan Syawal, Sabtu (20/7) di Kantor PWNU Sumbar. Dalam diskusi bersama Ketua Lajnah Falakiyah PWNU Sumbar Drs. Burhanudin MA tersebut, disepakati bahwa Idul Fitri 1 Syawal 1434 H jatuh pada Kamis (8/8).

Ketua Rois Syuriah PWNU Sumbar Prof. Dr. H. Asasriwarni, MH, Minggu (21/7), menjelaskan, berdasarkan kesepakatan ahli hisab bahwa ijtimak 1 Syawal terjadi pada Rabu (7/8), ketinggian hilal 3 Derajat 27 Menit terjadi pada pukul 04.52, jarak terbenam matahari dengan ijtimak 13 jam 36 detik. Sesuai kesepakatan ahli hisab, sudah terpenuhi persyaratan imkanurrukyah atau kemungkinan hilal dapat dilihat.

“Jika ketinggian hilal minimal 2 Derajat, maka sudah terpenuhi imkanurrukyah, meskipun hilal tidak dapat terlihat secara kasat mata. Berdasarkan penjelasan tersebut, NU Sumbar InsyaAllah akan berhari raya pada kamis (8/8). Walaupun demikian, kita masih menunggu sidang isbat yang akan diumumkan pemerintah,” Ujar Asasriwarni.

Dalam diskusi tersebut dijelaskan, persoalan penetapan awal Ramadhan dan Syawal termasuk fiqh yang dzanny atau fiqih ijtihadi infiradi yang dapat dilakukan oleh setiap individu muslim. Dengan kebebasan semacam ini perbedaan itu membawa dampak di berbagai aspek kehidupan bahkan nyaris menimbulkan fitnah yang mengancam kesatuan dan persatuan.

Oleh karena itu, lanjut Asas, penetapan awal bulan qamariyah khususnya Ramadhan dan Syawal bukan lagi fiqh ijtihadi, tapi mengikat menjadi fiqih ijtihadi yang bercorak ijtima'iyah kemasyarakatan.

“Fiqh telah mengatur bahwa persoalan yang bersifat kemasyarakatan perlu dibenarkan adanya campur tangan pemerintah untuk kemaslahatan umum,” imbuhnya. (Yeni)

 

 

Berita Terkait