Terbetik

Terbanyak Kasus Kepegawaian

Ombudsman Sumbar Baru Tangani 31 Kasus

padangmedia.com , Jumat, 22 Maret 2013 18:35 wib

PADANG- Sejak lima bulan lalu terbentu, Ombudsman Perwakilan Sumatera Barat sudah tangani sebanyak 31 kasus atau pengaduan. Kasus tertinggi adalah masalah kepegawaian dengan 15 kasus atau pengaduan.

Kepala Perwakilan Ombudsman Sumbar Yunafri menyebutkan hal itu saat berkunjung ke DPRD Sumbar, Jumat (22/3). Menurutnya  beberapa kasus diantaranya sudah ditindaklanjuti.

" Tertinggi adalah soal kepegawaian kemudian ada masalah antara masyarakat dengan BPN, BUMN, Kemenag dan Kemenkum Ham," paparnya.

Yunafri menegaskan objek pelayanan yang diberikan oleh Ombudsman adalah pelayanan dan jasa publik. Ia menegaskan setiap pelayan publik wajib memenuhi panggilan Ombudsman jika dimintai klarifikasi atau keterangan terkait pengaduan masyarakat.

" Jika tidak memenuhi maka Ombudsman mempunyai hak untuk meminta pihak keamanan menjemput paksa dan Ombudsman memiliki hak imunitas untuk penanganan laporan," tegasnya.

Dikatakan, pelayanan publik yang menjadi ranahnya Ombudsman adalam mengenai administrasi. Jika terjadi mal administrasi dan bisa dibuktikan setelah pemanggilan para pihak maka Ombudsman mengeluarkan rekomendasi yang harus dipatuhi oleh pelayan publik untuk dilaksanakan.

" Jika tidak dilaksanakan Ombudsman langsung memberikan laporan kepada Presiden," jelasnya.

Ombudsman menurut Yunafri bisa menjadi pilihan masyarakat karena pelayanan yang diberikan tanpa biaya. Disamping itu Ombudsman tidak memerlukan proses yang panjang untuk menyelesaikan suatu kasus. Ketika terbukti ada kesalahan oleh pelayan publik, Ombudsman bisa langsung memutuskan dan putusan itu harus dilaksanakan. (feb)

Berita Terkait