Terbetik

Revitalisasi Pasar Tradisional Tumbuhkan Ekonomi Masyarakat

padangmedia.com , Senin, 31 Desember 2012 17:34 wib

DENPASAR, BALI- Pasar tradisional memiliki peran sangat besar bagi perekonomian masyarakat sekitar sehingga keberadaannya harus dijaga. Pasar menjadi tempat dimana tersedia bahan-bahan pokok kebutuhan masyarakat.

Menteri Perdagangan RI Gita Wirjawan didampingi Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Gunaryo, Senin (31/12) mengungkapkan hal itu saat mengunjungi Pasar Nyanggelan di Denpasar, Pasar Yadnya Blahbatuh dan Pasar Sukawati di Gianyar, Bali.

“ Pasar memiliki peran besar bagi perekonomian masyarakat sekitar, sehingga keberadaannya harus benar-benar dijaga,” ujar Gita.

Lebih jauh dikatakan, pasar harus menjadi tempat dimana bahan-bahan pokok tersedia dalam jumlah cukup dengan harga terjangkau bagi masyarakat. Kemudian, pasar yang aman dan nyaman akan menarik lebih banyak pengunjung, sehingga meningkatkan kegiatan perdagangan. Pada akhirnya, pasar dapat memberikan kemakmuran bagi masyarakat sekitarnya.
Kementerian Perdagangan sebelumnya telah merevitalisasi Pasar Agung di Denpasar dengan menggunakan dana APBN tahun 2011 sebesar Rp7,5 miliar. Pasca revitalisasi, omzet para pedagang di Pasar Agung meningkat sebesar 128,1 persen jika dibandingkan sebelum dilakukannya revitalisasi.

Gita optimis, revitalisasi yang akan dilakukan terhadap Pasar Nyanggelan, Pasar Yadnya Blahbatuh, dan Pasar Sukawati, juga akan mampu meningkatkan penghasilan para pedagang di ketiga pasar tersebut.

Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri, Gunaryo mengatakan bahwa telah menyiapkan bantuan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tahun 2013 untuk kota Denpasar sebesar Rp6,5 miliar agar dapat mengembangkan Pasar Nyanggelan. Sementara itu, kota Gianyar akan mendapatkan Rp2,5 miliar untuk mengembangkan Pasar Yadnya Blahbatuh dan Pasar Sukawati.

Pasar-pasar yang akan direvitalisasi rencananya akan mulai dibangun pada awal tahun 2013 dan diharapkan selesai pembangunannya, sekaligus dapat beroperasi pada akhir tahun 2013. (feb/*)

Berita Terkait