Terbetik

Bapedalda Kota Padang

Masih Banyak Pengusaha Membandel Laporkan UKL/UPL

padangmedia.com , Jumat, 28 Desember 2012 17:10 wib

PADANG - Badan Pengendalian Dampak Lingkungan Daerah (Bapedalda) Kota Padang pada tahun 2012 ini telah mengeluarkan 138 dokumen Upaya Pengelolaan Lingkungan dan Upaya Pemantauan Lingkungan (UKL/UPL). Dari jumlah tersebut, 30 persennya masih membandel untuk melaporkan dokumen lingkungan itu.

"Jumlah pengurusan dokumen pada tahun ini cukup mengalami peningkatan dari tahun-tahun sebelumnya," ujar Kepala Bapedalda Kota Padang, Edi Hasymi kepada padangmedia.com, Jumat (28/12) di kantornya.

Diakui Edi, hingga akhir tahun ini, sejumlah pengusaha masih  belum mengindahkan untuk pelaporan terhadap kegiatan-kegiatan produksi mereka terhadap pengelolaan lingkungan.

"Sebagai tindak lanjut, Bapedalda Kota Padang menegaskan bahwa sanksi untuk mencabut izin usaha akan diberlakukan jika perusahaan itu masih saja menyepelekan untuk kepedulian terhadap lingkungan," tegasnya.

Menurut Edi yang didampingi Kabid Wasdal Mairizon, dengan adanya sikap tak peduli seperti itu dari sejumlah perusahaan, bisa jadi perusahaan tersebut tidak melaksanakan hal-hal dalam dokumen tentang pengelolaan lingkungan tersebut.

"Bisa juga perusahaan itu sudah melanggar beberapa hal dan telah mengakibatkan pencemaran terhadap lingkungan," imbuhnya.

Dijelaskan Edi, pelanggaran terhadap izin lingkungan dapat dikenakan sanksi administrasi. Yakni berupa teguran tertulis, paksaan pemerintah, pembekuan izin lingkungan dan pencabutan izin lingkungan. Selain itu, dalam paksaan pemerintah dalam ketentuan pasal 76 (2) huruf b UU No. 32 Th 2009 berupa penghentian sementara kegiatan produksi, pemindahan sarana produksi, penutupan saluran pembuangan limbah, pembongkaran, penyitaan terhadap barang, penghentian sementara seluruh kegiatan dan tindakan lain yang bertujuan menghentikan pelanggaran perusahaan itu terhadap lingkungan.

“Kita tidak segan-segan melakukan pencabutan izin lingkungan terhadap perusahaan yang masih saja membandel,” tegas Edi.

Dalam kesempatan tersebut, Bapedalda Kota Padang juga menyebutkan daftar jumlah usaha/kegiatan yang sudah memberikan laporan dan yang belum memberikan laporan Amdal dan UKL/UPL di Kota Padang tahun 2012. Seperti jenis usaha berskala Amdal yang sudah menyampaikan laporan sebanyak 15 jenis usaha dan yang belum melaporkan sebanyak 3 jenis usaha.

Kemudian, rumah sakit yang melaporkan sebanyak 34 rumah sakit dan yang belum sebanyak 7 rumah sakit. Selanjutnya, usaha hotel yang sudah melaporkan sebanyak 26 hotel (belum 28 hotel). SPBU yang sudah melaporkan sebanyak 18 (belum 10), bengkel yang sudah melaporkan sebanyak 11 (belum 18), galian C yang sudah sebanyak 2 (belum 11), stockpile yang sudah sebanyak 9 (belum 7). Gudang yang sudah sebanyak 26, restoran yang sudah sebanyak 10 (belum 20), laboratorium uji yang sudah sebanyak 4 (belum 6) dan perdagangan batu yang sudah melaporkan sebanyak 2 kegiatan dan yang belum melaporkan sebanyak 4 kegiatan.  (der)

Berita Terkait