Terbetik

Komentar

3 Tahun Derita Kanker Lidah, Artis FTV Ini Akhirnya Menyerah...

padangmedia.com , Kamis, 27 Desember 2012 10:13 wib

Cecilia Putty Vickend. (dok.twitter)

JAKARTA – Tiga tahun berjuang melawan penyakit kanker lidah yang dideritanya, artis FTV dan sinetron Cecillia Putty Vickend, 26, akhirnya menyerah. Ia meninggal dunia, Rabu (26/12) di Rumah Sakit Pusat Pertamina (RSPP) pukul 19.20 WIB. Jenazahnya disemayamkan di rumah duka di Joglo, Jakarta Barat dan hari ini, Kamis (27/12) dikebumikan.

Menurut salah seorang kerabat almarhumah, Nita Indrawati, keponakannya itu menderita kanker lidah stadium 4. Selama tiga tahun itu, katanya, berbagai upaya pengobatan telah dilakukan sang bunda, Devi Brigida. Mulai dari pengobatan medis sampai alternatif. Bahkan, pengobatanpun pernah dilakukan ke Malaysia.

“Kondisi terakhirnya memang sudah sangat memprihatinkan. Tubuhnya sangat kurus dan tidak bisa berbicara. Lidahnya sudah berlubang. Mungkin ini yang terbaik buat Utty,” kata Nita yang juga Pemimpin Redaksi www.padangmedia.com.

Di media sosial Twitter, berbagai ucapan duka untuk Cecil terus berdatangan dari kerabat dan teman-teman dekatnya. Karena, sosok lulusan London School of Public Relation (LSPR) angkatan 2004 itu dikenal ramah, suka membantu dan tak pernah menyerah.

Selain itu, semasa sehat, selain ikut berperan di beberapa sinetron dan FTV serta pernah ikut di program Take Me Out Indonesia, gadis berdarah Minang itu juga dikenal kawan-kawannya sebagai aktifis kanker yang rutin membantu penderita kanker. Salah satunya dengan membuat junkee shoes dan dananya didonasikan bagi penderita kanker.

Cecilia Putty Vickend di kalangan temannya biasa dipanggil Cecil. Sementara, di keluarga, ia biasa dipanggil Utty. Kisah Cecil pernah beberapa kali ditayangkan di televisi swasta seperti TV One dan SCTV. Pernah juga dibuat program ‘Charity for Cecil’ yang ditayangkan di SCTV.

Berawal dari Sariawan di Mulut

Penyakit kanker lidah yang diidap Cecil berawal dari sariawan biasa di mulut. Kecurigaan muncul ketika sariawan tersebut tak kunjung sembuh hingga bertahun-tahun. Namun, setelah beberapa kali diperiksa, dokter menyatakan itu hanya sariawan biasa dan luka menahun. Berikut tulisan lengkap Cecil yang ditulisnya saat hidup tentang penyakitnya itu, http://blog.rumahkanker.com/2012/10/saya-dan-kanker/melawan-kanker-lidah/

Setelah dua tahun mengidap kanker lidah, Cecil tak lagi kuat dan energik. Ia harus dibantu kursi roda dan peran sang bunda menemani setiap aktivitasnya. Bahkan untuk berkomunikasi harus melalui secarik kertas. (rin/*)

 

Berita Terkait