Selama Operasi Ketupat 2012

12 Kasus Kecelakaan Terjadi di Wilayah Agam

padangmedia.com , Senin, 27 Agustus 2012 15:34 wib

 

AGAM - Selama Operasi Ketupat 2012, pada H-7 hingga H+7 telah terjadi 12 kasus kecelakaan lalulintas di wilayah hukum Polres Agam, Sumatera Barat. Kecelakaan menyebabkan dua orang meninggal dunia dengan kerugian materil Rp12.700.000.
Menurut Kapolres Agam melalui Kanit Laka Ipda Jamhur saat dikonfirmasi di ruangan kerjanya, Senin (27/8), selama Operasi Ketupat 2012 yang dilaksanakan mulai 12 hingga 26 Agustus di 3 lokasi Poskotis, kasus yang terjadi didominasi kendaraan roda dua pada jalur mudik. Yaitu, Maninjau, Kecamatan Tanjung Raya dan Jalan Propinsi Bawan Kecamatan Ampek Nagari.
Dikatakan, dari 12 kasus tersebut, yang melibatkan kendaraan roda 2 sebanyak 9 unit, kendaraan roda 4 sebanyak 3 unit, dan roda enam 1 unit.
Kasus kecelakaan kebanyakan terjadi di Jalan Bawan dan Maninjau Tanjung Raya. Karena, kondisi jalan termasuk salah satu penyebab terjadinya kecelakaan.
Selain itu, kecelakaan juga disebabkan oleh para pengguna jalan yang menggunakan sepeda motor. Karena, sepeda motor sesuai dengan amanat Kapolri, tidak dirancang sebagai kendaran jalan jauh. Namun, masyarakat lebih banyak yang memilih menggunakan motor karena menguntungkan. Selain biaya murah, juga anti macet.
Dari dua orang yang menjadi korban meninggal, kata Ipda Jamhur, salah satunya merupakan pejalan kaki dengan nama Darliana (70) dan satunya lagi Muzamar (56).
Selain kasus kecelakan juga ada terjadi kemacetan pada beberapa titik ruas jalan, seperti maninjau, kelok 44 dan juga ada beberapa pasar tumpah.
Lebih jauh dia menghimbau kepada pengguna jalan supaya berhati-hati berkendara. Terutama pemakai kendaraan roda dua.
"Utamakan pejalan kaki demi keselamatan di jalan," katanya. (wan)

 

 

Berita Terkait