Dua Objek Wisata Andalan Pasaman Segera Dibenahi

padangmedia.com , Kamis, 23 Agustus 2012 14:26 wib

 

 

PASAMAN – Untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pariwisata, Pemerintah Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat menggulirkan berbagai kebijakan dan program jitu. Salah satunya dengan membenahi dua objek wisata andalan Pasaman, yaitu Rimbo Panti dan Tugu Equator. Khusus untuk Rimbo Panti, rencananya Pemkab akan menjadikannya sebagai kawasan wisata adat.

“Kita terus berupaya melakukan pembenahan untuk menggeliatkan sektor pariwisata di daerah ini. Hal itu dilakukan guna memberi kontribusi bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD) daerah,” ujar Kabid Pariwisata pada Disporabudpar Pasaman, Ricky Riswandi, dalam sebuah kesempatan wawancara kepada padangmedia.com di Lubuksikaping.

Dikatakannya, Pasaman memiliki banyak potensi wisata yang menjanjikan jika dikelola dengan baik. Bahkan, selain objek wisata tugu Equator dan cagar alam Rimbo Panti, masih memiliki tujuan wisata lainnya, seperti beberapa situs budaya dan pemandangan alam lainnya.

“Kesiapan dua objek wisata andalan tersebut harus segera dibenahi dalam rangka menarik kunjungan para turis, baik lokal maupun mancanegara. Saat ini, kita sedang melakukan perbaikan dan perawatan beberapa objek wisata baik wisata utama maupun wisata penyanggah,” katanya.

Lebih jauh dikatakan, dalam mengembangkan sektor pariwisata harus merujuk pada konsep pariwisata itu sendiri. Sehingga, apabila konsep tersebut telah terpenuhi, maka peningkatan kawasan pariwisata andal dapat segera terwujud.

“Konsep pertama adalah Something to see. Yakni, sesuatu yang ingin dilihat oleh wisman dari objek wisata itu. Kedua, Something to do adalah sesuatu yang akan dikerjakan oleh wisman dalam kunjungannya ke tempat wisata. Dan berikutnya, Something buy dan eat, faktor ini tergantung dari kesiapan masyarakat lokal dalam menyambut para turis tersebut,” ulasnya.

Disampaikan, seluruh objek wisata yang dimiliki daerah itu menjadi prioritas untuk dikelola kemudian dikembangkan menjadi destinasi wisata sehingga memiliki nilai jual. Seperti, wisata Rimbo Panti dengan keunggulan air panasnya dan Equator dengan garis khatulistiwa yang tidak dimiliki daerah lain.

“Saat ini Disporabudpar sedang berupaya untuk membangkitkan potensi wisata di bumi Pasaman ini,” kata Ricky mantap. (wahyu)

 

 

Berita Terkait