Terbetik

Kronologis Kecelakaan Kereta Api di Tabing

padangmedia.com , Rabu, 22 Agustus 2012 16:26 wib

Kecelakaan lalu lintas antara Kereta Api dan Mitsubishi Kuda. (Derius)

PADANG - Kronologi kejadian kecelakaan kereta api bermula saat mobil Mitsubishi Kuda BA 2260 JO hendak melintas bersama empat mobil lainnya yang sedang konvoi di perlintasan KA Simpang Lanud Tabing.

Vino Azahra (21), salah seorang korban yang masih dapat memberikan keterangan kepada petugas mengatakan, saat melintas, palang KA lambat menutup. Sementara, ia tidak mendengar kalau nada peringatan perlintasan sudah dinyalakan.

"Rano yang mengemudi terus saja melintas. Saya tidak tahu apakah dia juga tidak mendengar alarm atau tidak. Yang jelas selagi palang KA belum turun berarti aman untuk melintas,"kata Vino.

Bersamaan dengan itu, kereta sudah terlihat sekitar jarak 40 meter dari lokasi. Celakanya, mesin mobil yang ditumpangi masing-masing Rano (25), Vino (21), Irfan (8), Wili (16 ) Ibram (19), dan Rika (17) terhalang angkot jurusan Pasar Raya - Lubuk Buaya. Mesin mobilpun mati.

"Tragis sekali, mobil itu langsung dihantam kereta. Salah seorang penumpang mobil bahkan sampai terpental dan diseret mobil  naas tersebut sekira 10 meter," terang Yuni (36) salah seorang warga Parupuak Tabing yang jadi saksi mata.

Penumpang mobil yang terpental keluar tersebut, Rika (17) semula disangka warga merupakan orang yang menyetop angkot dan terseret mobil. Namun, ternyata merupakan salah seorang penumpang mobil naas tersebut. 

Dikatakan,  keempat konvoi mobil tersebut sudah memasuki gerbang KA di Simpang Lanud. Sayangnya, tak terelakkan lagi untuk menghindar.

Pekikan terdengar dari sejumlah penumpang KA serta orang yang menyaksikan peristiwa di Jalan Hamka tersebut. (der)

Berita Terkait