Terbetik
- Bank Syariah Belum Tersosialisasi dengan MaksimalRabu, 19 Juni 2013 22:28 wib
- Kebakaran Lahan Nyaris Sampai Ke Pemukiman WargaRabu, 19 Juni 2013 21:23 wib
- Ini dia syarat Pra Pendaftaran PSBRabu, 19 Juni 2013 20:58 wib
- Eksistensi Kebudayaan Suku Mentawai Sebagai Wujud ...Rabu, 19 Juni 2013 20:24 wib
- Calon Siswa Luar Daerah Berebut Jatah 3 PersenRabu, 19 Juni 2013 19:17 wib
- Negeri Hanya Tampung 45 persen Siswa BaruRabu, 19 Juni 2013 18:12 wib
-
Inilah Rute Tour de Singkarak 2013
PADANG -Tour de Singkarak, iven pariwisata dan sport yang dimulai hari ini mempunyai 7 etape ... baca selengkapnya »
Komentar
Ada Lafadz Allah dan Muhammad di Telinga Bayi Ozil
Bayi Ozil.PADANG - Seorang bayi laki-laki lahir dengan sebuah keunikan yang hampir belum pernah terdengar terjadi sebelumnya. Keunikan tersebut terdapat pada kedua telinga bayi yang diberi nama Fahrozil Irawan dan dipanggil Ozil. Pada bagian dalam tulang rawan cupil telinga Ozil yang baru berumur 19 hari ini, membentuk lafaz Allah pada telinga kiri dan lafaz Muhammad pada telinga kanan. "Kami baru mengetahuinya dalam tiga hari ini. Waktu itu, seorang keponakan memperhatikan telinga Ozil. Lalu, ia memberitahu kalau di dalam lekukan telinga itu persis dengan tulisan Allah dan Muhammad dalam Al-Quran," tutur Deswita (23), ibu kandung Ozil yang tengah menggendongnya kepada padangmedia.com, Kamis (5/7). Ibu muda yang tinggal di Jalan Gajah Mada, Gunung Pangilun itu mengaku, sebelumnya dia tidak memperhatikan keanehan pada telinga anaknya tersebut. Bahkan, waktu baru melahirkan ia yang didampingi suaminya, Zamar Irawan (29), tidak tahu kalau pada telinga bayinya terdapat keanehan itu. Akhirnya, sejak mengetahui hal itu beritanya begitu cepat menyebar, puluhan warga dan kerabat Deswita berdatangan karena ingin melihat lafaz Allah dan Muhammad yang terdapat pada telinga Ozil. Berita itu pun terendus pula oleh kru media, sehingga puluhan wartawan mendatangi rumah Deswita untuk memastikan kebenarannya. Ibu muda yang telah melahirkan tiga anak ini tidak menyangka kalau hal ini membuat orang banyak berkunjung ke rumahnya yang sederhana. Sedangkan Zamar sendiri belum tahu mengenai hal ini karena hampir seminggu ini ia bekerja di Jambi, kata Deswita, tapi ia sudah menelpon dan menceritakan perihal tentang anak mereka tersebut. Sementara itu Yeni (35) yang masih kerabat Deswita berpendapat, barangkali keanehan itu merupakan sebuah hikmah agar kedua orang tuanya akan selalu mengingat Allah dan Rasulnya. Sejauh ini belum ada warga yang menganggap Ozil membawa "Karomah" dengan bawaan anehnya itu. Ada juga kekwatiran sebagian warga jika hal itu nantinya akan dijadikan semacam karomah lalu banyak yang datang untuk berobat. "Sebaiknya kita memandang itu sebagai sebuah kebesaran Allah. Apapun bisa terjadi, tapi jangan sampai memandang sebagai sebuah kesaktian lalu berbondong-bondong meminta kesembuhan, berkah dan sebagainya," kata Rahman,(59) seorang warga setempat yang juga pengurus masjid. (der)





