Terbetik

Listrik di Sumbar Disubsidi 30 Persen dari Palembang

padangmedia.com , Selasa, 25 Agustus 2009 00:00 wib
PADANGPANJANG – Pendapat yang beredar di tengah masyarakat bahwa PT PLN Wilayah Sumatera Barat lebih memprioritaskan dan menjual listrik ke daerah Riau tidak benar. Karena, hingga saat ini listrik di Sumbar bahkan masih disubsidi sekitar 30 persen oleh PLN dari Palembang. Pimpinan PLN Ranting Kota Padangpanjang, Jefri.ST, memastikan hal itu saat ditemui di Balaikota Padangpanjang saat rapat persiapan tim ramadhan, Selasa (25/8). Menurut Jefri, pemadaman listrik yang sering terjadi di wilayah Sumbar bukan karena PLN menjual listrik ke daerah Riau. Namun, karena pembangkit listrik yang ada di Sumbar saat ini, banyak yang debit airnya berkurang akibat kemarau. Akibatnya, pembangkit yang ada tidak bisa bekerja optimal. Selain itu, PLTU Ombilin juga rusak akibat pengaruh gempa tanggal 16 Agustus 2009. Walaupun demikian, untuk pemadaman bergilir di Kota Padangpanjang akan diusahakan untuk tidak dilakukan pada saat sahur, berbuka dan tarawih. Sehingga, masyarakat tidak merasa terganggu ibadahnya di saat bulan puasa ini. “PLN akan mensiasati dengan melakukan pemadaman bergilir pada siang dan sore hari saja,” ujarnya kepada padangmedia.com. Di samping upaya yang dilukan PLN tersebut, Jefri juga meminta masyarakat untuk melakukan hemat energi. Ia menganjurkan konsumen untuk menggunakan lampu hemat energi. Pihak PLN, kata Jefri, juga mengusulkan kepada Pemko Padangpanjang untuk tidak terlalu menghidupkan lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) terlalu rapat. Karena, dengan kondisi saat ini PJU cukup banyak menyerap energi listrik. “Hal itu masih akan dibicarakan lebih lanjut nantinya dengan Pemko dan SKPD terkait,” kata Jefri. (isril)
Berita Terkait