Terbetik

Karyawan Yarsi Kembali Berunjuk Rasa

padangmedia.com , Rabu, 10 Juni 2009 00:00 wib
BUKITTINGGI – Ratusan karyawan yang bekerja di bawah Yayasan Rumah Sakit Islam Ibnu Sina (Yarsi-Ibnu Sina) Kota Bukittinggi kembali menggelar orasi di ruang kantor DPRD setempat, Rabu (10/6). Unjuk rasa ditandai dengan orasi yang dimulai pada pukul 10.00 WIB dan diikuti oleh ratusan pekerja dari berbagai kabupaten dan kota di Provinsi Sumatera Barat. Orasi itu dipimpin oleh Ikhsan dan Syakbanidar selaku Ketua dan Sekretaris Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) yang menaungi pekerja di yayasan tersebut. Mereka juga didampingi oleh kuasa hukum mereka, Hasnuldi Miaz, SH. Sebelumnya, mereka telah melakukan orasi pada tanggal 25 Mei lalu. Tepatnya di halaman Rumah Sakit Ibnu Sina, Belakang Balok. Dalam orasinya, Ikhsan menyampaikan beberapa tuntutan. Di antaranya tentang SK mutasi dirinya dari Bukittinggi ke Panti, Kabupaten Pasaman. Selain itu, soal Perjanjian Kerja Bersama (PKB) yang tak pernah ditepati, UMR (Upah Minimum Regional) pekerja dan laporan pengelolaan yayasan yang tak pernah diumumkan ke publik minimal sekali dalam setahun. “Saya minta pihak Yarsi membatalkan SK pemindahan itu karena sebelum dikeluarkan SK, saya dan beberapa pengurus SPSI lain tidak pernah diberitahukan terlebih dahulu. Artinya, yayasan setiap mengambil kebijakan selalu tanpa musyawarah alias mengutamakan arogansi dan kekuasaan,” kata Ikhsan. Selain permasalahan di atas, ujar Ikhsan, Yarsi selama dalam kepemimpinan Herman Ramli, tidak pernah mengumumkam laporan pertanggungjawabannya kepada publik sesuai aturan. Dimana pertanggungjawaban tersebut wajib disampaikan sekali setahun. “Jangankan kepada publik, kepada kami saja selaku SPSI, laporan pertanggungjawaban pengelolaan yayasan itu tidak pernah ada,” cecarnya. Bukan itu saja, imbuh Ikhsan, persoalan upah para pekerja, selalu dibayar di bawah standar UMR. Hal tersebut selalu berlaku terhadap pekerja, kecuali jika diingatkan oleh SPSI, baru dibayar sesuai standar. Rombongan orasi SPSI Yarsi itu diterima dan ditanggapi langsung oleh Ketua DPRD Kota Bukittinggi, H. Trismon, SH. Terhadap persoalan atau permasalahan yang disampaikan oleh rombongan, dia berjanji mempelajari pokok persoalan terlebih dulu sebelum mengambil apa langkah terbaik selanjutnya.(an)
Berita Terkait