Keinginan Masyarakat Untuk Ikut Pemilu Cukup Tinggi

padangmedia.com , Senin, 09 Maret 2009 00:00 wib
PADANG – Dari hasil survei yang dilakukan oleh :Lembaga Survei Indonesia (LSI) pada Januari lalu, keinginan masyarakat untuk mengikuti pemilihan umum cukup tinggi, yaitu sebesar 88 persen. “Survei LSI memperlihatkan bahwa keinginan masyarakat cukup tinggi untuk ikut pemilu mendatang, sebesar 88 persen. Hanya 3 persen yang menyatakan tidak akan ikut, sedangkan 9% ragu-ragu atau tidak menjawab,” ungkap Edi Indrizal, Koordinator LSI Wilayah III kepada padangmedia.com. Ketika melakukan survei bulan Februari kemarin, kata Edi Indrizal, hasilnya hampir sama. Tetapi hasil tersebut belum bisa dijadikan acuan terhadap partisipasi politik masyarakat. “Partisipasi politik juga akan dipengaruhi oleh factor teknis secara administrasi. Karena dari 88 persen itu kalau dijabarkan lagi, ada 60 persen diantaranya mengakui belum terdaftar sebagai pemilih tetap dan belum tahu apakah sudah terdaftar atau belum,” jelas Edi. Ini berarti, sejumlah 60 persen itu belum diketahui apakah meraka akan datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) atau tidak. Menurut Edi, kondisi ini adalah tanggung jawab KPU yang harus kerja ekstra menuntaskan Daftar pemilih tetap (DPT). ”Kita khawatir, hasrat masyarakat pemilih mengikuti Pemilu menjadi surut dikarenakan mereka merasa tidak terdaftar atau belum termasuk di dalam DPT. Otomatis mereka tidak datang ke TPS,” ucapnya. Agar Pemilu bisa maksimal dan berkualitas, Edi menyarankan agar KPU segera menuntaskan DPT. Jangan sampai terjadi lagi seperti pilkada yang lalu, banyak terdengar masyarakat pemilih yang komplen karena harus kehilangan hak suara lantaran tidak terdaftar dalam DPT. (nit)
Berita Terkait